Beberapa hal dasar yang perlu diketahui tentang HIPNOTIS

Thursday, March 19, 2009 0 comments

MANFAAT HYPNOSIS
1. Menciptakan ketenangan dan relaksasi
2. Memperkuat motivasi, konsentrasi dan daya ingat
3. Mengatasi stress dan depresi
4. Mengatasi trauma
5. Melepaskan berbagai kecanduan (narkoba, alkohol, judi, rokok dll )
6. Memperkuat rasa percaya diri
7. Mengendalikan bahkan menghilangkan rasa sakit
8. Membantu persalinan alami yang aman dan bebas rasa sakit
9. Menghilangkan phobia
10. Mengatasi insomnia dan hipersomnia
11. Melakukan edukasi ulang terhadap emosi negatif
12. Membantu proses penyembuhan penyakit medis
13. Mengatur berat badan (dengan pola hidup sehat)
14. Menurunkan tekanan darah
15. Mengubah kebiasaan buruk
16. Mengatasi masalah kepribadian
17. Dan mengatasi berbagai masalah fisik yang dipengaruhi faktor
psikis.

ISTILAH DALAM HYPNOSIS
1. Hypnosis
Seni komunikasi verbal maupun nonverbal yang bertujuan
membawa gelombang pikiran klien menuju trance
2. Hypnotist
Juru Hypnosis atau pengguna teknik hypnosis.
3. Klien
Orang yang menerima induksi menuju trance.
4. Induksi
Serangkaian proses untuk membawa klien menuju trance.
5. Trance
Kondisi fisik dan pikiran klien saat terhypnosis.
6. Isolasi
Meminimalkan hubungan klien dari lingkungannya agar lebih
terfokus pada proses hypnosis.
7. Rapport
Jalinan komunikasi yang terjalin antara hypnotist dengan
klien selama proses hypnosis.
8. Deepening
Teknik memerdalam tingkat trance yang dialami klien.
9. Sugesti
Ide atau saran yang diberikan kepada klien saat mengalami
trance.
10. Terminasi
Mengakhiri hypnosis dan mengembalikan klien pada kesadaran
normal.

RAGAM HYPNOSIS
Pada dasarnya semua hypnosis adalah self hypnosis ( menghypnosis
diri sendiri ) tetapi kadang kita membutuhkan hypnotist untuk menuntun
kita mencapai trance. Hypnosis yang tercapai dengan bantuan hypnotist
disebut hetero hypnosis tetapi peran hypnotist hanya sebatas “penunjuk
jalan” sedangkan kendali penuh untuk mengikuti atau menolak proses
menuju trance tetap ada di tangan klien. Secara umum pengembangan ilmu
hypnosis terbagi menjadi empat bagian, yaitu :
1. CLINICAL HYPNOSIS / HYPNOTHERAPY
Cabang hypnosis yang digunakan untuk tujuan terapi dan
membantu proses penyembuhan masalah mental, pikiran dan berbagai
masalah fisik yang timbul akibat pengaruh faktor psikis.
2. STAGE HYPNOSIS
Cabang hypnosis yang digunakan untuk tujuan hiburan, lebih
dikenal dengan sebutan hypnosis panggung. Biasanya klien yang
dipakai adalah klien yang sudah dilatih untuk menerima sugesti
tertentu atau dari penonton dengan menggunakan teknik seleksi
tertentu.
3. FORENSIC HYPNOSIS
Cabang hypnosis yang digunakan untuk tujuan investigasi,
penyelidikan atau hal lain yang berhubungan dengan eksplorasi ingatan
manusia akan suatu informasi terpendam yang dibutuhkan.
4. METAPHYSICAL HYPNOSIS
Satu-satunya cabang hypnosis yang belum sepenuhnya
terjangkau oleh logika manusia. Kebanyakan masih berupa teori
maupun tindakan eksperimental yang kurang bisa dianalisa faktor
pemicu dan penghambatnya.
Metaphisical hypnosis biasanya masih dikaitkan dengan
kekuatan magis dan hal-hal lain yang berbau mistis.

FAKTOR PENDUKUNG KEBERHASILAN HYPNOSIS :
1. Kesediaan
Klien bersedia di hypnosis. Kesediaan klien sebaiknya
bukan berdasar pada paksaan dan hindari klien yang
bertujuan menantang kemampuan hypnotist.
2. Pengetahuan
Klien mengetahui manfaat hypnosis bagi dirinya dan
hypnotist seharusnya mempunyai pengetahuan yang cukup dan
kemampuan melakukan proses hypnosis dengan baik.
3. Kepercayaan
Klien percaya pada hypnotist baik dari segi kepribadian
maupun kemampuan dalam menjalankan perannya.
4. Suasana
Suasana lingkungan yang mendukung ( ketenangan, klien
sedang ada waktu luang, aroma, dll ).
5. Timbal balik
Terjalin komunikasi dan respon positif antara klien dan
hypnotist sebelum dan selama proses hypnosis.
6. Kejelian
Hypnotist harus menguasai trance level test dengan
sempurna sehingga mampu memberikan sugesti “hanya” dalam
area sugestif klien. Selain itu juga agar hypnotist bisa
menggunakan teknik deepening pada saat klien belum
mencapai tahap trane yang diharapkan selama proses
hypnosis masih berlangsung.
7. Tujuan
Klien dan hypnotist mempunyai tujuan yang sama. Misalkan
ada seorang klien meminta terapi maka berikanlah terapi
karena jika klien meminta terapi dan kita memberikan
“sesuatu” di luar tujuan terapi maka yang mungkin terjadi
adalah klien terlepas dari proses hypnosis dan atau klien
kehilangan kepercayaan terhadap hypnotist

untuk informasi lebih lanjut kunjungi alamat ini http://hypnothink.net/

0 comments:

 

©Copyright 2011 Ferdian Software | TNB